Macam-Macam Peraturan Permainan Tenis Lapangan Lengkap

Daftar Isi

Macam-Macam Peraturan Permainan Tenis Lapangan Lengkap | Info Vuiral – Tenis lapangan merupakan salah satu cabang olahraga permainan bola kecil yang dimainkan dengan menggunakan raket dan bola tenis. Permainan ini dapat dimainkan secara tunggal (satu lawan satu) maupun ganda (dua lawan dua). Tenis lapangan menuntut kecepatan gerak, ketepatan pukulan, koordinasi tubuh, daya tahan, serta kemampuan membaca arah permainan lawan.

Olahraga ini sangat populer di berbagai negara dan dipertandingkan pada tingkat sekolah, klub, nasional, hingga kejuaraan dunia. Dalam pertandingan resmi, seluruh aturan permainan mengacu pada ketentuan International Tennis Federation (ITF). Di Indonesia, pembinaan cabang olahraga tenis berada di bawah Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI).

Peraturan permainan tenis lapangan dibuat agar pertandingan berlangsung tertib, adil, aman, dan menjunjung tinggi sportivitas. Pemain yang melanggar aturan dapat kehilangan poin atau dikenai sanksi sesuai keputusan wasit.

Baca juga: Gambar Dan Ukuran Lapangan Tenis Beserta Keterangannya

Tujuan Peraturan dalam Permainan Tenis Lapangan

Peraturan permainan tenis lapangan bertujuan untuk:

  • menjaga keselamatan pemain;
  • menciptakan pertandingan yang adil;
  • mengatur jalannya pertandingan secara tertib;
  • membantu wasit mengambil keputusan;
  • menanamkan nilai disiplin, kejujuran, dan sportivitas.

Dalam pembelajaran PJOK di sekolah, memahami peraturan sama pentingnya dengan mempelajari teknik dasar servis, forehand, backhand, volley, dan smash.

Macam-Macam Peraturan Permainan Tenis Lapangan Lengkap
Pemain tenis sedang melakukan servis untuk memulai pertandingan

Baca juga: Macam-Macam Peraturan Permainan Softball Lengkap

A. Peraturan Sarana Permainan Tenis Lapangan

1. Lapangan

Lapangan tenis berbentuk persegi panjang dan dibagi dua oleh net di bagian tengah.

Ukuran lapangan standar

  • Untuk tunggal
    • Panjang: 23,77 meter
    • Lebar: 8,23 meter
  • Untuk ganda
    • Panjang: 23,77 meter
    • Lebar: 10,97 meter

Di lapangan tenis terdapat beberapa bagian penting:

  • garis dasar (baseline)
  • garis servis
  • garis samping tunggal
  • garis samping ganda
  • kotak servis kanan dan kiri

Permukaan lapangan dapat berupa:

  • rumput
  • tanah liat (clay)
  • lapangan keras (hard court)
  • sintetis

2. Net

Net dipasang melintang di tengah lapangan.

Ukuran net

  • Tinggi net di tiang: 1,07 meter
  • Tinggi net di tengah: 0,914 meter

Net harus terpasang kuat dan membagi lapangan menjadi dua bagian yang sama.

Baca juga: Gambar Lapangan Rounders Beserta Ukurannya Dan Keterangannya

3. Bola

Bola tenis lapangan berbentuk bulat dan dilapisi bahan felt.

Ukuran bola standar

  • Diameter: 6,54–6,86 cm
  • Berat: 56,0–59,4 gram

Warna bola umumnya kuning terang agar mudah terlihat pemain maupun penonton.

4. Raket

Raket tenis digunakan untuk memukul bola. Ukuran raket dapat berbeda-beda, tetapi dalam pertandingan resmi panjang raket umumnya tidak melebihi 73,66 cm.

B. Jumlah Pemain

5. Nomor Tunggal

Pada pertandingan tunggal, permainan dilakukan oleh dua pemain, masing-masing berada di sisi lapangan yang berlawanan.

6. Nomor Ganda

Pada pertandingan ganda, permainan dilakukan oleh dua pasangan, sehingga terdapat empat pemain. Pada nomor ganda digunakan garis samping ganda yang membuat area permainan lebih lebar.

Baca juga: Macam-Macam Peraturan Permainan Bulu Tangkis (Badminton) Lengkap

C. Awal Permainan dan Servis

7. Penentuan Servis

Sebelum pertandingan dimulai, dilakukan undian (toss) untuk menentukan:

  • siapa yang melakukan servis terlebih dahulu; atau
  • sisi lapangan yang dipilih.

8. Cara Servis yang Benar

Servis dilakukan dari belakang garis dasar dan dari sisi kanan atau kiri lapangan secara bergantian.

Ketentuan servis

  • server berdiri di belakang garis dasar;
  • bola dipukul sebelum menyentuh tanah;
  • bola harus melewati net;
  • bola harus masuk ke kotak servis lawan secara diagonal.

Jika servis gagal masuk, servis dinyatakan salah.

9. Dua Kesempatan Servis

Setiap pemain memperoleh dua kesempatan servis.

  • Jika servis pertama gagal, pemain masih mendapat servis kedua.
  • Jika servis kedua juga gagal, maka terjadi double fault dan lawan memperoleh poin.

10. Let pada Servis

Jika bola servis menyentuh net tetapi tetap masuk ke kotak servis yang benar, maka disebut let. Pada kondisi ini, servis diulang tanpa pengurangan kesempatan servis.

D. Sistem Permainan

11. Reli

Reli adalah rangkaian pukulan setelah servis sampai salah satu pemain gagal mengembalikan bola. Bola harus dipukul setelah memantul maksimal satu kali di lapangan sendiri. Pemain juga boleh memukul bola sebelum memantul (volley), selama dilakukan dari area permainan yang sah.

12. Bola Masuk

Bola dinyatakan masuk apabila:

  • menyentuh bagian dalam garis lapangan; atau
  • menyentuh garis lapangan.

Dalam tenis, garis dianggap bagian dari lapangan yang sah.

13. Bola Keluar

Bola dinyatakan keluar apabila:

  • jatuh di luar garis lapangan;
  • menyentuh net dan tidak melewati ke daerah lawan;
  • memantul lebih dari satu kali di lapangan sendiri.

Baca juga: Contoh Gambar Nama Posisi Pemain Bola Voli Dan Tugasnya Lengkap

E. Sistem Penilaian

14. Urutan Skor

Dalam tenis lapangan, urutan skor dalam satu game adalah:

  • 0 = love
  • 15
  • 30
  • 40
  • game

Contoh:

  • 15–0
  • 30–15
  • 40–30

15. Deuce

Jika kedua pemain mencapai skor 40–40, maka disebut deuce.
Untuk memenangkan game, pemain harus:

  • memperoleh advantage terlebih dahulu;
  • kemudian memenangkan satu poin berikutnya.

Jika pemain yang mendapat advantage kehilangan poin berikutnya, skor kembali menjadi deuce.

16. Menang Satu Game

Pemain memenangkan satu game apabila memperoleh empat poin dengan selisih minimal dua poin.

17. Menang Satu Set

Satu set biasanya dimenangkan oleh pemain yang lebih dahulu memperoleh 6 game, dengan selisih minimal 2 game.

Contoh:

  • 6–4
  • 6–3
  • 7–5

18. Tie-break

Jika skor menjadi 6–6, maka umumnya digunakan tie-break.
Dalam tie-break:

  • pemain yang lebih dahulu mencapai 7 poin
  • dengan selisih minimal 2 poin

Pemain akan menjadi pemenang set apabila syarat tersebut terpenuhi.

19. Menang Pertandingan

Pertandingan biasanya menggunakan sistem:

  • best of 3 sets
  • best of 5 sets

Pemain yang memenangkan jumlah set terbanyak dinyatakan sebagai pemenang.

F. Pergantian Sisi Lapangan

20. Perpindahan Sisi

Pemain bertukar sisi lapangan setelah game bernomor ganjil, misalnya setelah:

  • game pertama
  • game ketiga
  • game kelima

Hal ini dilakukan agar kondisi angin, cahaya, dan lapangan tetap adil bagi kedua pemain.

G. Pelanggaran dalam Permainan Tenis Lapangan

21. Foot Fault

Foot fault terjadi apabila pemain servis:

  • menginjak garis dasar sebelum memukul bola;
  • masuk ke area lapangan sebelum bola dipukul.

Servis tersebut dinyatakan salah.

22. Double Fault

Double fault terjadi ketika:

  • servis pertama gagal; dan
  • servis kedua juga gagal.

Lawan langsung memperoleh poin.

23. Pelanggaran Umum

Pemain dianggap melakukan pelanggaran apabila:

  • bola dipukul dua kali berturut-turut dengan sengaja;
  • tubuh atau raket menyentuh net saat reli;
  • bola mengenai tubuh pemain;
  • pemain mengganggu lawan secara sengaja.

H. Petugas Pertandingan

24. Wasit

Dalam pertandingan resmi terdapat beberapa petugas:

  • chair umpire — memimpin pertandingan
  • line umpire — mengawasi bola masuk atau keluar
  • referee — mengawasi jalannya kompetisi secara umum

Keputusan wasit bersifat resmi selama pertandingan.

Baca juga: Gambar Dan Ukuran Lapangan Lempar Lembing Beserta Keterangannya

Nilai-Nilai yang Dipelajari dari Tenis Lapangan

Selain meningkatkan kebugaran jasmani, tenis lapangan juga mengajarkan:

  • konsentrasi
  • disiplin
  • ketelitian
  • pengendalian emosi
  • daya juang
  • sportivitas
  • tanggung jawab

Karena itu tenis lapangan sangat baik dijadikan sarana pembelajaran karakter di sekolah.

Penutup

Peraturan permainan tenis lapangan dibuat agar pertandingan berlangsung aman, tertib, dan adil. Dengan memahami ukuran lapangan, aturan servis, sistem skor, deuce, tie-break, serta berbagai bentuk pelanggaran, pelajar dapat bermain dengan lebih baik sesuai aturan resmi.

Bagi guru PJOK, pemahaman terhadap peraturan ini juga membantu proses pembelajaran agar siswa tidak hanya terampil bermain, tetapi juga memahami pentingnya disiplin dan sportivitas dalam olahraga.

Postingan Terkait
Copyright © 2019 - 2026 Vuiral.com | Developed By Vuiral.Com