Pengertian Topologi Jaringan Mesh Beserta Kelebihan Dan Kekurangan
Pengertian Topologi Jaringan Mesh Beserta Kelebihan Dan Kekurangannya | Info Vuiral – Ketika dunia komputer memasuki era di mana keandalan jaringan menjadi kebutuhan mutlak, para insinyur jaringan tidak lagi hanya berpikir tentang koneksi yang sederhana, tetapi juga tentang bagaimana jaringan tetap berjalan meskipun terjadi gangguan.
Bayangkan sebuah pusat data, jaringan militer, atau infrastruktur internet yang harus tetap aktif selama 24 jam tanpa toleransi terhadap kegagalan. Dari kebutuhan akan ketahanan tinggi inilah lahir topologi jaringan mesh, sebuah konsep jaringan yang menekankan redundansi jalur dan keandalan komunikasi. Topologi ini menjadi simbol evolusi jaringan komputer dari sekadar saling terhubung menjadi sistem komunikasi yang tangguh dan cerdas.
Baca juga: Pengertian Topologi Jaringan Star Beserta Kelebihan Dan Kekurangannya
Pengertian Dan Cara Kerja Topologi Jaringan Tersebut
Apa itu topologi Mesh? Topologi jaringan mesh adalah konfigurasi jaringan komputer di mana setiap perangkat terhubung langsung dengan satu atau lebih perangkat lainnya dalam jaringan.
Pada bentuk full mesh topology (secara penuh), setiap node terhubung ke semua node lain, sedangkan pada partial mesh topology (sebagian) hanya beberapa node yang memiliki koneksi ganda. Tujuan utama dari desain ini adalah menyediakan lebih dari satu jalur komunikasi antar perangkat.
Cara kerja topologi jaringan mesh memungkinkan data dikirim melalui berbagai rute alternatif. Jika satu jalur mengalami gangguan, data akan dialihkan melalui jalur lain yang masih aktif. Mekanisme ini dikenal sebagai routing dinamis dan banyak digunakan pada jaringan skala besar seperti internet dan jaringan nirkabel modern. Menurut Cisco, arsitektur berbasis mesh mampu meningkatkan ketersediaan jaringan hingga lebih dari 99,9 persen pada sistem kritis karena tidak bergantung pada satu jalur tunggal.
Secara statistik, laporan IEEE Communications Society menyebutkan bahwa topologi mesh menjadi dasar utama dalam pengembangan Wireless Mesh Network dan jaringan Internet of Things berskala besar karena kemampuannya menjaga konektivitas meskipun node sering berubah atau berpindah.
Baca juga: Pengertian Topologi Jaringan Ring Beserta Kelebihan Dan Kekurangannya
Untuk kalian yang belum tau bagaimana gambar topologi jaringan mesh, maka berikut ini kami gambarkan topologi jaringan bus supaya lebih mudah dipahami.


Dari gambar ilustrasi tersebut, harusnya kalian sudah tau kenapa topologi ini disebut sebagai topologi mesh? Itu karena tata letak setiap node saling terhubung satu sama lain, layaknya seperti jaring sarang laba-laba.
Perangkat Yang Dibutuhkan Untuk Membangun Jaringan Mesh
Untuk membangun topologi jaringan mesh, diperlukan perangkat jaringan yang mendukung koneksi ganda dan kemampuan routing data, antara lain:
- Router atau Node Mesh: Perangkat utama yang saling terhubung dan berfungsi sebagai pengirim sekaligus penerus data.
- Kabel Jaringan atau Media Nirkabel: Digunakan sebagai jalur komunikasi antar node, baik menggunakan kabel UTP, fiber optik, maupun sinyal wireless.
- Network Interface Card (NIC): Kartu jaringan pada setiap perangkat agar dapat berkomunikasi dalam jaringan mesh.
- Perangkat Lunak Routing: Sistem atau protokol routing yang mengatur pemilihan jalur terbaik untuk pengiriman data.
Perangkat-perangkat ini memungkinkan topologi jaringan mesh memiliki jalur komunikasi yang fleksibel dan tahan gangguan.
Baca juga: Pengertian Topologi Jaringan Bus Beserta Kelebihan Dan Kekurangannya
Ciri-Ciri Atau Karakteristik Topologi Jaringan Mesh
Topologi jaringan mesh memiliki karakteristik khas yang mencerminkan fokusnya pada keandalan dan redundansi, di antaranya:
- Setiap node terhubung ke satu atau lebih node lainnya.
- Memiliki banyak jalur komunikasi alternatif.
- Tidak bergantung pada satu perangkat pusat.
- Jaringan tetap berjalan meskipun salah satu jalur mengalami gangguan.
- Cocok untuk jaringan berskala besar dan kritis.
Karakteristik ini menjadikan topologi jaringan mesh sebagai salah satu topologi paling andal dalam dunia komputer.
Kelebihan Dan Kekurangan Topologi Jaringan Mesh
Topologi jaringan mesh menawarkan tingkat keandalan yang sangat tinggi, namun di sisi lain memiliki kompleksitas yang tidak kecil.
A. Kelebihan Topologi Mesh
- Keandalan jaringan sangat tinggi: karena memiliki banyak jalur cadangan, jaringan tetap berfungsi meskipun terjadi kegagalan pada satu node atau satu jalur. Menurut Cisco, topologi mesh mampu meminimalkan downtime jaringan secara signifikan.
- Keamanan data lebih baik: data dapat dikirim melalui jalur berbeda sehingga lebih sulit disadap dibandingkan topologi dengan satu jalur komunikasi.
- Performa stabil pada jaringan besar: topologi mesh sangat cocok untuk jaringan dengan kebutuhan komunikasi tinggi dan kompleks.
- Fleksibel terhadap perubahan jaringan: penambahan atau pengurangan node tidak langsung mengganggu keseluruhan jaringan.
B. Kekurangan Topologi Mesh
- Biaya instalasi sangat tinggi: semakin banyak node, semakin banyak pula kabel atau koneksi yang dibutuhkan, sehingga biaya meningkat drastis.
- Konfigurasi dan pengelolaan kompleks: menurut TechTarget, topologi mesh membutuhkan perencanaan dan manajemen jaringan yang matang.
- Membutuhkan perangkat keras dan perangkat lunak canggih: tidak semua lingkungan jaringan mampu mendukung kebutuhan teknis topologi ini.
- Kurang efisien untuk jaringan kecil: penggunaan topologi mesh pada jaringan sederhana dianggap berlebihan dan tidak ekonomis.
Baca juga: Pengertian, Cara Kerja, Ciri-Ciri Dan Contoh Jaringan Client Server
Kesimpulan Dari Topologi Jaringan Mesh
Topologi jaringan mesh merupakan desain jaringan komputer yang mengutamakan keandalan, redundansi, dan kesinambungan komunikasi. Dengan banyak jalur alternatif, topologi ini sangat cocok diterapkan pada jaringan berskala besar, infrastruktur kritis, jaringan nirkabel, dan sistem yang tidak boleh mengalami downtime.
Bagi pelajar, mahasiswa, dan guru, memahami topologi jaringan mesh penting untuk melihat bagaimana jaringan komputer berkembang menuju sistem yang lebih tangguh dan cerdas. Topologi jaringan mesh lebih tepat digunakan pada lingkungan profesional dan infrastruktur strategis dibandingkan jaringan sederhana, namun tetap menjadi konsep penting dalam pembelajaran jaringan komputer modern.
Cukup sekian pembahasan kali ini, semoga penjelasan topologi jaringan mesh tersebut dapat menambah wawasan dalam dunia jaringan komputer.
